Mukadimah Penulis
بسم الله الرحمن الرحيم
اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِ اْلمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ:
Pembaca yang budiman, dulu (2005-2009) waktu penulis mesantren di Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus Sunnah yang dipimpin oleh Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub MA, penulis terpacu dan terpicu untuk menulis gegara lingkungan di sana yang rerata teman dan senior jago-jago nulis, ada yang punya buku, ada juga yang artikel-artikelnya acap kali dimuat di koran-koran nasional.
Penulis ingin seperti mereka, karena di samping dapat honor, juga dapat sharing ilmu dengan ribuan pembaca, yang tak kalah penting juga kalau tulisan kita dimuat berarti tulisan kita dinilai laik dan bagus, baik bagus secara pilihan diksinya, gaya bahasa, standar, gaya penulisan, maupun bagus secara kontennya.
Oleh karena itu penulis mulai ikutan menulis artikel HIKMAH. Dikirim via email ke koran REPUBLIKA. Pertama kali kirim tidak dimuat. Kirim lagi, dan lagi tidak juga dimuat. Pantang menyerah dan putus asa. Penulis mencoba memperbaiki kekurangan dengan konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), penulis amati artikel-artikel yang dimuat Republika, penulis tiru gaya bahasa dan penulisannya lalu penulis modifikasi sesuai konten dan gaya penulisan khas penulis. Finally dimuat juga artikel penulis di kolom HIKMAH Republika. Senang sekali, sujud syukur kepada Allah. Akhirnya pecah telur.
Meskipun demikian, setelah rutin menulis lagi dan kirim lagi, kadang tidak dimuat lagi. Syukur penulis mempunyai Pak Kyai yang rajin menulis artikel dan opini di koran dan rajin menulis buku. Beliau pernah berpesan empat mata kepada penulis saat sowan (bertamu) ke kediamannya agar penulis jangan berhenti menulis di koran. Nasehat dan wasiat beliau terus terngiang di alam sadar dan tak sadar penulis. Itulah motivasi literasi terbaik beliau untuk penulis dan untuk santri-santri beliau yang terbilang sukses menjadi penulis-penulis buku yang bermanfaat dalam berbagai bidang khususnya ilmu hadis, sebut saja seperti Dr. KH. M. Syarif Hidayatullah, Dr. Ahmad Ubaydi Hasbillah, Dr. Usman Sya’roni, Dr. KH. Mahfudz Hidayat, Dr. KH. Nurul Huda Maarif, Fajar Kurnianto Lc, Juman Rofarif Lc. dan lain-lain.
***
Para pembaca yang budiman yang diberkati Allah. Buku ini terbit karena keinginan penulis agar artikel-artikelnya yang pernah dikirim ke koran nasional REPUBLIKA dapat dibaca, diresapi dan diamalkan orang banyak, tidak hanya mengendap di laptop.
Keinginan tersebut menguat ketika penulis mendengar bahwa per 31 Desember 2022 koran kebanggaan umat ini berhenti terbit dan bermigrasi ke versi digital per 1 Januari 2023. Sedih dan pilu ditinggal koran yang menjadi wadah dan media literasi dan informasi bagi para pembaca plus penulis setianya.
Rubrik favorit para pembaca koran REPUBLIKA sepertinya rubrik HIKMAH rubrik yang kontennya terkait nasehat islami dari para pembaca dengan jumlah tujuh hingga dua belas paragraf. Konten yang sangat diminati para pembaca dan penulis karena sifatnya yang singkat dan padat, berisi dalil naqli dan aqli, terkadang berisi sirah nabawiyah, kisah-kisah Sahabat Nabi, para ulama dan cendekiawan yang inspiratif, juga kalam para bijak bestari terkait solusi hidup dan kehidupan.
Jadi buku ini memuat tulisan-tulisan penulis yang pernah dikirim ke koran REPUBLIKA baik yang dimuat maupun yang tidak dimuat, semuanya di rubrik Hikmah kecuali satu artikel di rubrik Opini. Penulis awalnya pesimis menerbitkan ontologi ini, inginnya 40an tulisan di buku ini adalah artikel yang dimuat semua oleh REPUBLIKA. Tapi hati kecil penulis berkata, “Sampai kapan buku akan terbit jika menunggu sampai 40 artikel yang dimuat REPUBLIKA?! Artikelmu tidak dimuat itu bukan tidak bagus, boleh jadi karena pertimbangan lain, seperti faktor giliran, kan nggak mungkin setiap hari artikel antum terus yang dimuat sementara pengirim rubrik HIKMAH seperti dirimu juga banyak, bisa sampai puluhan bahkan ratusan barangkali setiap harinya yang mengirim artikel serupa”.
Penulis kemudian disadarkan pada satu hari mengirim artikel bertajuk “Moderasi Kehidupan” ternyata yang dimuat besoknya adalah tema yang serupa yang dimuat oleh senior penulis di Pesantren Darus Sunnah, yaitu Kang Fajar Kurnianto Lc. yang berjudul “Hidup Seimbang” (8/6/2022) yang isinya tak jauh beda dengan artikel penulis hanya saja redaktur Republika mungkin menilai tulisan Kang Fajar lebih bagus. Dan memang lebih bagus, maklum saja beliau memang master dalam dunia tulis-menulis wabilkhusus rubrik Hikmah koran REPUBLIKA, mungkin sudah ratusan artikelnya yang dimuat sejak beliau kuliah sembari nyantri di Darus Sunnah sampai koran ini hijrah ke versi digital. Dan sudah diterbitkan oleh Penerbit Republika dan Quanta kalau tidak salah.
Jika ditanya mengapa penulis memilih judul “Tasawuf Transformatif: Rahasia Para Wali Mendapatkan Karomah” untuk buku ontologi ini? Jawabannya karena kompilasi artikel tersebut berisi nasehat dan hikmah religius yang jika dibaca, dipahami, diresapi dan diamalkan, seseorang diharapkan akan menjadi waliyullah yaitu orang yang dicintai Allah dan diberi karomah.
Penulis ucapkan terima kasih kepada penerbit Maghribi Publishing atas perkenannya menerbitkan buku ini. Terima kasih tak terhingga untuk Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar atas kesediaannya memberikan Prolog untuk buku sederhana ini. Terima kasih seagung-agungnya juga penulis haturkan kepada Founder ESQ, Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian yang berkenan memberikan kata pengantar. Sebagaimana penulis haturkan terima kasih banyak untuk pamanda dan mentor penulis dalam dunia tulis menulis, Dr. Mohamad Ali Hisyam yang berkenan memberikan kata sambutan. Tak lupa kami ucapkan terima kasih untuk senior penulis dalam dunia literasi dan kolom HIKMAH, yaitu Fajar Kurnianto Lc. yang berkenan mengedit dan memberikan epilog untuk buku sederhana ini. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semuanya dengan sebaik-baik balasan. Khususon Al-Fatihah dan terima kasih untuk Gurunda penulis Alm. Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub yang telah memotivasi penulis agar tak jemu menulis di rubrik Hikmah ini.
Terima kasih juga penulis haturkan kepada semua pihak yang berjasa atas terbitnya buku ini, keluarga, orang tua yang telah pulang ke rahmat Allah, mertua, guru-guru, saudara/i dan kawan-kawan penulis semuanya tanpa pengecualian.
Selamat membaca wahai para pembaca yang diberkati Allah, tanpa Anda, buku ini tak akan berarti dan berharga, karena memang buku ini hadir untuk Anda baca dan amalkan. Terima kasih, penulis tunggu saran, kritik dan sambung silaturrahimnya di zahasfan.alvianiqbal@gmail.com, FB: Alvian Iqbal Zahasfan, IG: @alvianiqbalzahasfan, Youtube: Dr. AIZ Official.
Jakarta, Selasa 28 Maret 2023/7 Ramadhan 1444 H.